Sunday, 14 June 2009

- Sindrom Facebook


(Sebenarnya sudah sangat terlalu lumayan agak telat sih untuk nge-post topik ini.
Tapi yaudalaya.. haha.. :D)

Sebelum membahas tentang sindrom ini, marilah kita memperkenalkan dulu apa itu facebook.

Facebook [pa ce bo'ok] adalah salah satu situs jejaring (?) sosial seperti halnya friendster. Bedanya, facebook memiliki lebih banyak fitur dan application, bisa ngirim-ngirim comment kemana-mana, bisa chatting, mudah diakses lewat handphone, dan orang-orang tidak memakai "bahasa alay" di facebook.
(Apa itu bahasa alay? Akan kita bahas di topik yang lain)

.
Sindrom facebook, dapat ditemukan dalam kisah ini:

Gw punya seorang teman (panggil saja kambing).
Dia menciptakan account di facebook dengan 1 (satu) alasan, yaitu:
- nanti kalo ada orang nanya "punya fesbuk gak?" dia bisa bilang "punya donk"..

Ada sejarah mengapa itu menjadi alasannya.

CHAPTER 1:
Kisah itu berawal ketika teman-teman se-SMA si kambing menawarkan untuk bergabung di facebook, dan dia menolak (inilah sejarah bagaimana dia mengetahui facebook). Alasannya adalah karena bagi dia friendster saja sudah cukup.

CHAPTER 2:
Kemudian tiba-tiba kambing mendapatkan info tentang facebook si Pramaisshela Arinda Daryono Putri (Maissy si penyanyi cilik).
Karena saking nge-fans-nya sama si Maissy, akhirnya kambing membuat account facebook atas profil kura-kura peliharaannya (Common Snapping Turtle [Chelydra Serpentina]).
Dan kambing pun menikmati interaksi chatting-nya bersama Maissy walaupun si kambing harus menjual harga diri (dengan cara mengatakan "eh, kok gak dibalas sih?").

CHAPTER 3:
Karena si Maissy tiba-tiba jarang OL (on-line) tanpa alasan yang jelas (mungkin dia cuma invisible sama kambing aja kali ya?), kambing pun semakin tidak mengurus facebook-nya.
Belum lagi, orang-orang banyak yang nge-tag foto-fotonya, dan dia merasa risih. Akhirnya, account-nya di-delete.
(pada saat ini, orang-orang masih sedikit yang menggunakan aplikasi-aplikasi yang tersedia di facebook)

CHAPTER 4:
Beberapa bulan kemudian, orang-orang sudah banyak yang membicarakan facebook. Baik ketika kuliah, ketika ngumpul nongkrong bareng temen, di angkot, di pasar, dimanapun dan kapanpun.
(pada saat ini, orang-orang sudah banyak yang menggunakan aplikasi-aplikasi di facebook)
Dan ketika di angkot, kambing mendengar orang-orang sedang membicarakan facebook, kambing pun bingung, "apa sih enaknya facebook? bukannya sama aja kayak friendster?"

CHAPTER 5:
Di kampus, kambing dikata-katain menutup diri oleh teman-teman se-jurusan-nya gara-gara gak punya account di facebook.
Ditambah lagi kata-kata "ansos" yang sering dilontarkan oleh teman-teman se-SMA-nya (yang salah satunya adalah gw) gara-gara gak punya facebook (dan beberapa alasan lainnya, contoh: jomblo).
Kambing semakin frustasi..
stress..
tertekan..
despair..
panik..
hopeless..
akhirnya dia membuat account baru lagi.
yak.. selamat untuk kambing..

CHAPTER 6:
Kambing curiga terhadap facebook, dan panik, "kenapa sih, di facebook gak bisa nge-filter wall yang masuk? Dan kenapa orang-orang dengan riang gembira memasukkan data yang selengkap-lengkapnya ke profilnya?".
Karena takut diapa-apain, akhirnya dia memasukkan data diri di facebook-nya seminimal mungkin.
Bahkan semua orang yang nge-tag fotonya langsung di-delete.
Dia takut nanti ada orang yang melacak dirinya lewat facebook, kemudian dia ditemukan dan kemudian dikoyak-koyak, dibunuh, dan dimutilasi.
Kata-kata itu sering diucapkannya ketika mengomentari profil facebook orang yang terisi lengkap.

CHAPTER 7:
Sekarang, kalau ada orang bertanya kepada kambing, "punya fesbuk gak?", dia sudah bisa bilang, "punya donk".
Bahkan kambing sudah bisa dengan bangganya mengatakan "hari gini gak punya facebook??.. ckckck.. dasar orang yang menutup diri."

THE END

'
Benarkah saat ini facebook sudah menjadi standar ke-tidak-menutup-diri-an seseorang?
Apakah orang yang tidak punya facebook adalah orang ansos?

Bahkan ketika berkenalan dengan orang tak dikenal, yang pertama ditanya adalah "punya facebook gak?"..
Tidak lagi "boleh minta no.HP gak?" kayak dulu..

Padahal waktu zaman FS, gak sebegitunya lah..

ckckck..

1 comment:

  1. wkwkwkw. kok chapter 4 itu kayaknya nyindir gw sih?? uh-oh! jgn bka kart AS org dongg!!

    -guess.me-who-

    ReplyDelete